Postingan

HARI SUMPAH PEMUDA

 PEMUDA TAMENG DEGRADASI MORAL   Di tengah konteks kehidupan yang penuh dengan hiruk pikuk ,berubah-ubah, tak menentu, pemuda dituntut untuk tetap bisa hadir dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang tidak menentu, perubahan dan perkembangan zaman menawarkan dua hal antara lain positif dan negatif, dalam hal ini arah kiblat para pemuda harus menjadi poros dan tameng dalam memberikan pondasi yang cukup kuat diantara para masyarakat dan para generasi penerus dimasa yang akan datang, akan tetapi pada fakta dan realitasnya yang terjadi saat ini degradasi moral seringkali dikaitkan kepada objek yang tidak lain adalah pemuda/i itu sendiri, disebabkan pemuda belum memposisikan dirinya sebagai tameng dan pondasi untuk meminimalisir degradasi moral itu sampai meluluh-lantahkan para generasi yang akan datang.   Pemuda hari ini dalam segi fisikis dan wawasan sudah dilabeli dengan kata cukup kuat untuk meminimalisir degradasi ini, namun dalam segi praktiknya be...

Pendidikan Agama Islam Sebagai Tameng Degradasi Moral dan Akhlak

  Pendidikan Agama Islam Sebagai Tameng Degradasi Moral Dan Akhlak  Hasyim Azhari Siregar., S.Pd Pemerhati Lingkungan Pendidikan  Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan   Dalam defenisi pendidikan yang sudah sangat familiar tentu pendidikan juga seyogyanya mampu untuk kemudian memberikan dampak, efek, dan implikasi terhadap subjek yang mempelajarinya, pendidikan tidak hanya berkutat dalam ranah teoritis dan normatif saja tentu diharapkan adanya daya dorong kenapa PAI haruslah menjadi landasan dalam menjalani kehidupan dalam berbagai aspek yang notabenenya sebagai tameng dan protect kepada subjek nya dalam mengarungi kehidupan ini.  Ditengah terkikisnya nilai moral dan akhlak, para guru tentunya perlu memberikan pemahaman yang baik kepada para orang agar kemudian dalam penanaman nilai-nilai karakter itu haruslah ada kolaborasi antara guru, pendidik dan orang tua sehingga harmoni itu bisa menjadi sinergi untuk membangun kembali moralits dan akhlak yang ...

Metode dan Media Pembelajaran

 Mempertahankan Eksistensi Mutu Pendidikan Agama Islam di Era Gempuran Zaman   Dewasa ini seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi yang sudah semakin pesat, pendidikan agama islam haruslah mampu untuk memposisikan diri sebagai pendidikan yang tidak hanya memberikan pemahaman secara normatif namun juga harus mampu untuk menginternalisasi ajaran itu kepada peserta didik, dikarenakan tujuan pendidikan itu adalah menjadikan seseorang menjadi orang yang beriman dan bertaqwa sesuai dengan ajaran yang dianutnya. Disinilah peran seorang guru untuk memberikan improve kepada peserta didik dengan memberikan dan memposisikan kurikulum dan metode yang menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang semakin hari sudah sangat banyak corak dan warna.   Pendidikan agama islam bukanlah hal yang baru dalam kajian keilmuan, sudah beberapa abad ke belakang ini pendidikan agama islam seolah- olah kemudian sudah ditinggalkan oleh pemeluk-pemeluknya atau bahkan beranggapan mempelaj...
 KONSEP PENDIDIKAN AL-QUR’AN MERUJUK KEPADA KISAH NABI IBRAHIM DAN ISMAIL  Dalam kajian islam secara normatif, pendidikan Al-Qur’an sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam mendidik akhlak, adab, serta Qalbu. Al-Qur’an adalah sinyal tentang peta Aturan Allah dalam menjalani kehidupan, tidak asing bagi kita terkadang para ahli mengatakan Al-Qur’an is way of life (Pandangan hidup). Allah SWT seringkali dalam menetapkan dan memperkuat firmannya Allah yaitu dengan memberikan contoh para Anbiyaa Nya untuk melaksanakan perintahnya terlebih dahulu sehingga dalam perjalanan perintah tersebut ada kemudian makna yang tersirat dan tersurat dalam sebuah aspek hukum yang berlaku pada saat itu. Sebagai contoh, tentang terabadikannya kisah penuh haru bahkan tidak pernah terjadi sepanjang perjalanan sejarah yaitu kisah antara seorang orang tua yang taat dan patuh kepada Allah Rabbnya untuk kemudian melaksanakan perintah menyembelih putra kesayangannya yang pada dasarnya yan...

Vasektomi, Bansos, dan Islam

 Akhir akhir ini kita disuguhkan dengan informasi yang disampaikan oleh Bapak Gubernur Jawa Barat kang Dedi Mulyadi yang mengisyaratkan tentang mekanisme persyaratan penerimaan bansos yaitu dengan langkah seorang suami harus melakukan Vasektomi ( Pemutusan Aliran Sperma Pada Alat kelamin pria) dengan tujuan setelah menerima bansos tidak lagi kemudian menambah tanggungan keluarga (anak) yang dalam konteks ini mengacu kepada sistem kependudukan (BKBBN). Kalau dirunut kembali dalam kehidupan kesejahteraan masyarakat Indonesia sudah jelas tertuang dalam UU Negara yang menyatakan orang miskin, Fakir, miskin dan anak yang terlantar itu dipelihara oleh negara, namun kemudian secara faktanya walaupun negara menanggung kehidupan orang miskin, negara tidak boleh serta merta memberikan opsi yang sebetulnya masyarakat menengah kebawah ini tidak mengerti secara keseluruhan, kalau kita melihat negara yang melegalkan vasektomi ini ialah mayoritas negara yang tidak berkiblat kepada agama Islam, da...

Memaknai ramadhan sebagai wadah untuk mendidik diri

  Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh          Memaknai ramadhan sebagai wadah            untuk mendidik diri       Dalam hidup dan berkehidupan ini, allah swt memberikan kepada manusia itu sebuah pedoman, yakni al qur anul, dan pelengkapnya adalah hadits rasullullah, kita adalah makhluk allah swt, yang bernama manusia, yang ia ciptakan untuk menyembah Nya , dalam menjalani kehidupan barang tentu allah swt, memberikan kepada kita manusia, petunjuk , pembeda antara hak dan yang bathil, yaitu al qur an sebagai pedoman hidup( way of life) . Dan dalam al qur an allah memerintahkan manusia untuk berpuasa, berpuasa pada bulan ramadhan, termaktub dalam al qur an dan hukumnya wajib bagi setiap manusia yang beriman kepada allah untuk menunaikan perintah itu, terkecuali orang orang yang sedang sakit dan tidak bisa lagi untuk berpuasa( udzur), dan dapat menggan...

MENYONGSONG KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK DI DUNIAN DAN DI AKHIRAT DENGAN MENINGKATKAN IMAN DAN TAQWA KEPADA ALLAH SWT DALAM RANGKA MEMPERINGATI TAHUN BARU ISLAM (1 MUHARRAM 1442 H)

Gambar
MENYONGSONG  KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK DI DUNIA DAN DI AKHIRAT DENGAN MENINGKATKAN IMAN DAN TAQWA KEPADA ALLAH SWT DALAM RANGKA MEMPERINGATI TAHUN BARU ISLAM (1 MUHARRAM 1442 H).   Sejatinya hidup dan kehidupan itu selalu berdampingan, dimana ada sesuatu yang hidup maka disitulah ada kehidupan, seyogyanya begitu juga dengan kita ummat manusia yang telah allah beri hidup dan menjalani kehidupan yang kita jalani sampai pada saat sekarang ini. Kalau kita berbicara tentang hidup tentunya ini tidak akan ada habisnya, dikarenakan hidup selalu berdampingan dengan kehidupan sehingga melahirkan yang namanya kebaikan dan keburukan, kebenaran dan kesalahan. Yakni tak lepas dari peranan manusia yang menjalani hidup dan berkehidupan ini sejatinya allah swt mengilhami kepada manusia itu 2 ilham yaitu fudzur dan taqwa, setiap diri dari manusia tentunya menginginkan dirinya di ilhami taqwa, karena ketaqwaan akan membawa kehidupan yang baik bagi dirinya( Hamba)....